Telah kita ketahui bersama bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki banyak ragam budaya yang berbeda-beda dari setiap suku daerah yang berbeda pula. Perbedaan itu sendiri justru memberikan kontribusi yang cukup besar pada citra bangsa Indonesia. Kebudayaan dari tiap-tiap suku daerah inilah yang menjadi penyokong dari terciptanya budaya nasional Indonesia.

     Selain itu, perbedaan juga akan menyulut terjadinya sebuah konflik jika para pelakunya tidak dapat mengendalikan emosi mereka masing-masing. Lingkungan dan masyarakat sangatlah menentukan bagaimana sebuah kebudayaan itu tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat itu sendiri. Manusia sebagai pelaku dan pencipta kebudayaan mengatur perkembangan budaya, dan budaya sebagai fenomena sosial citapaan manusia mendidik manusia itu sendiri untuk mengerti dan memahami tentang keadaan sosial masyarakatnya (saling ketergantungan antara manusia dengan kebudayaannya).
     Ancaman lain yang turut serta datang dan membahayakan kebudayaan bangsa adalah budaya asing yang terbawa dalam arus globalisasi. Seiring dengan berjalannya waktu, manusia akan mengikuti budaya yang sedang marak dan mulai melupakan budaya nenek moyang mereka, walaupun pada hakikatnya manusia tidak dapat bebas dari budayanya sendiri.
     Jika kita melihat bangsa Indonesia pada masa lalu yang menunjukkan kesatuannya pada saat itu, karena seluruh komponen masyarakat mengalami nasib yang sama, yaitu dalam masa penjajahan. Sekarang, rasa persatuan tersebut hanya dapat kita lihat dalam beberapa kejadian saja di mana seluruh komponen masyarakat Indonesia kembali merasa senasib, sepenanggungan, dan seperjuangan.
     Dengan kata lain, kebudayaan Nasional Indonesia tidak bisa hanya diukur dengan salah satu budaya daerah saja. Kebudayaan Nasional Indonesia harusnya bersifat umum yang bisa diikuti oleh semua suku-suku bangsa Indonesia, dan bukan menggunakan budaya di mana pusat pemerintahan itu dijalankan. Pusat hanya menjadi fasilitator, bukan educator. Hal inilah yang dibutuhkan bangsa Indonesia dalam membentuk kebudayaan Nasionalnya.

If you see all the photos below, you'll be blown away because of the incredible uniqueness





HULI CLAN





ASARO CLAN 



YALI CLAN on Jaya Wijaya Mountain, Indonesia




DANI CLAN


KALAM CLAN


GOROKO CLAN








Suku kita banyak. Apakah kita mengetahui semuanya?
Saya pikir tidak.
Oke, saya dengan senang hati mau membantu agar kalian ingat kembali beberapa suku kita yang patut kita banggakan.
Mau lihat?
Kalian tau suku Toraja? Hayo Toraja dimana?






 Acara adat perkawinannya bisa dibilang unik, dan pakaiannya cukup menarik. Saudara kita, anak-anak manis Toraja







It's really ironic, that's happening now.
As respectable human beings, we should keep a strong bond between different religion 


"Conversely, throughout the world, Islam must show their image of peace & not spread threats, violence & fear. The movement to strengthen tolerance & harmony must be conducted worldwide. All must be involved. Dialog alone is not suffice. In the future,the world communities must respect each others values & beliefs.Not to impose their own value system or faiths to other"





Manusia-manusia bertebaran
bernafas
berlari
berjalan
menapak
berpikir
ya
berpikir
salah
benar?
menang
kalah?